Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447H.

Written by

on

Categories:

,

Tags:

Rabu, 18 Februari 2026 — SMK Al Muhajirin.

Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat di nanti-nantikan oleh umat muslim di dunia, bulan ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan dan seluruh umat muslim di dunia berbondong bondong untuk melakukan kebaikan dan membenahi diri. Bulan ramadhan selalu membawa suasana penuh kegembiraan dan akan selalu disambut dengan ketenangan, doa, persiapan ibadah dan niat untuk membenahi diri. Pada bulan ramadhan, umat muslim diwajibkan berpuasa, dan terdapat pada surat Al-Baqarah ayat 185 yang berbunyi,


شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ
هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ ۝١٨٥

Arti :
Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.

Sebelum mengikuti puasa wajib di bulan ramadhan, Sobat Almu wajib mengetahui tentang syarat sah berpuasa, karena alangkah ruginya kita jika tidak mengetahui syarat sah berpuasa di bulan ramadhan. Syarat sah di bulan ramadhan meliputi,

  1. Berniat Sebelum Fajar
    Niat merupakan syarat sah utama dalam ibadah puasa. Niat puasa Ramadan harus dilakukan sejak malam hari sebelum fajar. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka puasanya tidak sah.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

  1. Beragama Islam
    Hanya orang yang beragama Islam yang sah puasanya. Orang non-Muslim yang berpuasa tidak mendapatkan pahala ibadah.
  2. Berakal Sehat
    Puasa hanya sah bagi orang yang memiliki akal sehat dan tidak mengalami gangguan mental.
  3. Suci dari Haid dan Nifas (Bagi Wanita)
    Wanita yang sedang haid atau nifas tidak sah puasanya. Mereka harus mengganti (qadha) puasa di hari lain setelah Ramadan berakhir. Rasulullah SAW bersabda:

“Bukankah jika seorang wanita sedang haid, ia tidak shalat dan tidak berpuasa?” (HR. Bukhari).

  1. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
    Seseorang yang berpuasa harus menahan diri dari berbagai hal yang dapat membatalkan puasa, seperti :
  • Makan dan minum dengan sengaja.
  • Berhubungan suami istri di siang hari.
  • Muntah dengan sengaja.
  • Keluarnya darah haid atau nifas bagi wanita.
  • Hilang akal (gila) selama waktu berpuasa.

Jika seseorang melanggar salah satu dari hal di atas, maka puasanya menjadi batal dan harus diganti dengan qadha atau membayar kafarat (denda) sesuai ketentuan syariat.

Setelah mengetahui syarat sah berpuasa di bulan ramadhan, tidak ada salahnya juga untuk kita mengetahui amalan apa saja yang bisa kita lakukan di bulan ramadhan supaya bisa menambah pahala kita, amalan yang bisa kita lakukan adalah :

  1. Berpuasa dengan Ikhlas

Puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang sudah baligh dan mampu. Menjalankan puasa dengan penuh keikhlasan serta menghindari hal-hal yang dapat membatalkannya adalah bentuk ibadah utama di bulan ini.

  1. Shalat Tarawih

Shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang hanya dilakukan pada malam bulan Ramadhan. Shalat ini dapat dilakukan secara berjamaah di masjid atau sendiri di rumah.

  1. Membaca Al-Qur’an

Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi Al-Qur’an. Beberapa orang bahkan berusaha untuk khatam Al-Qur’an selama bulan ini.

  1. Bersedekah

Memberikan sedekah di bulan Ramadhan memiliki keutamaan yang luar biasa. Baik berupa uang, makanan, maupun bantuan lainnya, sedekah dapat memberikan manfaat besar bagi yang membutuhkan dan memberikan pahala berlipat bagi yang memberi.

  1. I’tikaf di Masjid

I’tikaf adalah berdiam diri di masjid untuk beribadah, terutama pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Amalan ini dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperbanyak doa serta dzikir.

  1. Memperbanyak Dzikir dan Doa

Selama bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan doa. Waktu-waktu mustajab seperti saat sahur, menjelang berbuka, dan di sepertiga malam terakhir sangat baik untuk berdoa.

  1. Menyegerakan Berbuka dan Mengakhirkan Sahur

Dalam sunnah Rasulullah, umat Islam dianjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa setelah azan maghrib dan mengakhirkan sahur sebelum waktu subuh.

  1. Menjaga Lisan dan Perbuatan

Selain menahan lapar dan haus, puasa juga mengajarkan umat Islam untuk menjaga lisan dan perbuatan agar tidak berkata kasar, ghibah, atau melakukan hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa.

  1. Berbuat Kebaikan dan Silaturahmi

Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dengan keluarga dan sesama. Selain itu, berbuat kebaikan seperti membantu orang lain atau berbagi makanan untuk berbuka juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

  1. Mencari Malam Lailatul Qadar

Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan. Malam ini terjadi di salah satu malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. Memperbanyak ibadah di malam ini sangat dianjurkan agar mendapatkan pahala yang luar biasa.

Dengan menjalankan amalan-amalan tersebut, umat Islam dapat meraih keberkahan dan kemuliaan Ramadhan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Semoga kita semua bisa memanfaatkan bulan suci ini dengan sebaik-baiknya. Aamiin Yaa Rabbal Alamiin.

Setelah mengetahui tentang syarat sah berpuasa dan amalan di bulan ramadhan diharapkan bisa menambah pengetahuan Sobat Almu dan bisa membantu kelancaran puasa kita, semoga bulan ramadhan tahun ini bisa membawa keberkahan dan menjadi waktu yang bisa kita manfaatkan sebaik baiknya untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amalan, aamiin yra. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriyah Sobat Almu! semoga Allah SWT melancarkan puasa kita dan menerima segala amalan kita, aamiin yra.

5 responses to “Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447H.”

  1. Ponakan david Beckham Avatar
    Ponakan david Beckham

    Marhaban ya ramadhan

  2. Vitra Mawar Avatar
    Vitra Mawar

    Keren. Semoga ramadhan kali ini berkah dan semuanya bisa merasakannya dengan tentram.

  3. Toni Hamma Ferry Avatar
    Toni Hamma Ferry

    Semoga SMK Al Muhajirin beserta unit lainnya dan yayasan dilancarkan dalam menjalankan ibadah puasa♥️

  4. PeyekBanjar Avatar
    PeyekBanjar

    SeLamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankannya. Semoga di beri kemudahan dalam menjalankan amalan amalan pada bulan suci ini. Dan semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan menerima setiap perbuatan baik kita . Aamiiinn🥰🥰🤗🤍🤍

  5. Rizal Haskar Avatar
    Rizal Haskar

    Marhaban Ya Ramadhan… Semoga Kita menjadi orang yang bertaqwa… Aamiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *